skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Lupus Dan Obat Lupus Untuk Mengontrol Lupus!

Penyakit Lupus Dan Obat Lupus Untuk Mengontrol Lupus!

Penyakit Lupus Dan Obat Lupus Untuk Mengontrol Lupus – Lupus adalah penyakit radang multi sistem yang sebabnya belum diketahui, dengan perjalanan penyakit yang mungkin akut dan fulminan atau kronik dan eksaserbasi disertai oleh terdapatnya berbagai macam autoantibodi dalam tubuh.

Biasanya sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut antibodi yang melindungi tubuh dari penjajah (kuman penyakit). Autoimun berarti sistem kekebalan tidak bisa membedakan antara penjajah dan jaringan sehat tubuh sendiri (“auto” berarti “diri”).

Pada lupus, sistem kekebalan tubuh menciptakan autoantibodi, yang kadang-kadang menyerang dan menghancurkan jaringan sehat. autoantibodi Ini berkontribusi terhadap peradangan, nyeri, kerusakan di berbagai bagian tubuh.

Bagi sebagian orang, lupus adalah penyakit ringan. Tapi bagi orang lain, dapat menyebabkan masalah berat. Bahkan jika gejala lupus yang ringan, itu adalah penyakit serius yang memerlukan monitoring dan perawatan konstan.

Bahkan penyakit lupus adalah penyakit yang setara dengan kanker, penderita pada awalnya diduga terkena penyakit kulit sehingga pada bagian muka yaitu hidung dan pipi berwarna merah.

Pada penderita seringkali mengalami bercak merah pada bagian wajah dan lengan kemuidan mengalami panas dan juga lelah yang berkepanjangan. Penderita yang sudah lama mengidap lupus akan mengalami persendian yang bengkak dan munculnya sariawan.

Pada penderita penyakit lupus seringkali gejala sulit ditemui sedangkan gejala khusus yaitu munculnya butterfly rash atau ruam yang berwarna merah menyerupai kupu-kupu pada bagian pipi. Penderita penyakit lupus menjadi lebih peka terhadap rangsangan sehingga membuat antibodi yang terlalu banyak dan akhirnya menyerang tubuh penderita sendiri.

Ada 3 Jenis Bentuk Lupus di antara nya:

– Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang memengaruhi kulit.

– Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit,

– persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.

– Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu.

Penyebab Penyakit Lupus

Berkaitan dengan penyebab umum penyakit lupus itu sendiri masih ada hubungannya dengan aotoimun. Aitoimun ini terjadi karena disebabkan tubuh tidak mampu menangkal bakteri jahat. Bakteri jahat itu sendiri berupa virus atau kuman yang berpotensi menyerang sistem kekebalan tubuh.

Meskipun sampai sekarang belum ada kepastian penyebab dari penyakit lupus secara detail, namun terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi terjadinya penyakit lupus diantaranya sebagai berikut:

1. Faktor genetik, faktor pertama yang dapat memicu terjadinya penyakit lupus adalah faktor genetik. Seperti penjelasan di atas bahwa penyebab dari penyakit lupus belumk dapat di ketahui secara pasti namun sebagian besar orang yang menderita penyakit ini juga salah satunya dipicu karena faktor genetik.

2. Sinar matahari, selain itu sinar matahari juga bisa memicu penyakit lupus. Hal ini dikarenakan sinar matahari dapat membawa lesi kulit lupus dan merespon secara internal pada kulit seseorang.

3. Mengonsumsi obat-obatan, pemicu penyakit lupus yang terakhir adalah karena mengonsumsi obat-obatan. Seperti misalnya obat antibiotik, anti kejang dan beberapa obat tekanan darah.

Faktor Yang Dapat Memicu Penyakit Lupus Antara lain :

– lingkungan

– stres

– infeksi

– paparan sinar matahari

– obat – obatan tertentu

Gejala Umum Penyakit Lupus

Gejala yang akan terjadi bila terjadi penyakit lupus di antara nya :

– Cepat lelah

– Demam yang tidak diketahui penyebabnya

– Berat badan turun atau berat badan meningkat

– Ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipidan hidung

– Luka pada kulit yang timbul atau parah ketika terkena sinar matahari

– Radang pada mulut

– Rambut rontok

– Jari dan kuku yang memutih atau membiru ketika terkena dingin atau saat stress

– (Raynaud’s phenomenon)

– Nafas pendek

– Nyeri pada dada saat bernafas

– Mata kering

– Mudah memar

– Gelisah

– Pembekakan dikaki atau sekitar mata

– Gangguan pembekuan darah

– Depresi

– Anemia

– Kerusakan ginjal

– Sariawan

– Kejang

– Adanya luka disekitar hidung atau mulut

Mengatasi Penyakit Lupus dengan Obat Lupus

Obat lupus tergantung pada tanda-tanda dan gejala yang muncul saja, karena biasanya tidak semua gejala muncul pada seseorang.

Karena lupus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, maka gejala dan tanda yang munculpun tidak harus semua diobati karena harus dipertimbangkan dengan cermat mengenai manfaat dan risiko pengobatan (efek samping obat).

Obat lupus yang paling sering digunakan untuk mengontrol lupus meliputi:

  1. Obat anti-inflammatory non steroid (NSAID=non steroid anti-inflammatory drugs).

Obat Lupus dengan Obat anti-inflammatory non steroid (NSAID=non steroid anti-inflammatory drugs). NSAID Over-the-counter atau yang di jual bebas, seperti naproxen dan ibuprofen, dapat digunakan untuk mengobati nyeri, pembengkakan dan demam yang berhubungan dengan lupus. NSAID yang lebih kuat harus dengan resep dokter. Efek samping dari NSAID antara lain: perdarahan lambung, masalah ginjal dan peningkatan risiko masalah jantung.

  1. Obat antimalaria.

obat lupus dengan menggunakan obat malaria. Obat yang biasa digunakan untuk mengobati malaria juga digunakan sebagai obat lupus, seperti hydroxychloroquine (Plaquenil), juga dapat membantu mengendalikan lupus. Efek samping bisa termasuk sakit perut dan, sangat jarang, kerusakan pada retina mata.

  1. Obat Kortikosteroid

Obat Lupus Kortikosteroid. Prednison dan jenis kortikosteroid lain digunakan sebagai obat lupus karena dapat melawan peradangan, tetapi sering menghasilkan efek samping jangka panjang – diantaranya kelebihan berat badan, mudah memar, pengeroposan tulang (osteoporosis), tekanan darah tinggi, diabetes dan meningkatkan risiko infeksi.

Risiko efek samping meningkat seiring dengan besarnya dosis dan terapi jangka panjang.

  1. Obat Penekan kekebalan tubuh.

obat lupus yang satu merupakan Obat yang menekan sistem kekebalan tubuh dapat membantu dalam kasus-kasus lupus yang berat. Contohnya siklofosfamid, azathioprine, mycophenolate, leflunomide dan methotrexate.

Potensi efek samping dari obat lupus ini antara lain: peningkatan risiko infeksi, kerusakan hati, penurunan kesuburan dan peningkatan risiko kanker. Sebuah obat baru, belimumab (Benlysta) juga mengurangi gejala lupus pada beberapa orang. Efek sampingnya berupa mual, diare dan demam.

Apa Itu LupusCare?

LupusCare adalah Obat Lupus formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit lupus. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat LupusCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Poliaktide bersifat menyerap dan mengikat sisa residu obat-obatan dan dibuang keluar melalui jaringan metabilisme. Kandungan protein tinggi berfungsi sebagai suplemen energi yang dapat meningkatkan vitalitas tubuh.