skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengaruh Penyakit Lupus Pada Kehamilan

Pengaruh Penyakit Lupus Pada Kehamilan

Penyakit Lupus adalah penyakit autoimun yang saat ini cukup banyak diderita wanita. Antibodi yang seharusnya memberantas kuman atau virus yang masuk dalam tubuh malah berbalik menyerang tubuh. Penyakit ini umum menyerang wanita yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi antibodi dalam jumlah yang berlebihan sehingga dapat menyerang sel di dalam tubuh sendiri.

Penyebab lupus pada kehamilan

Hal ini dimungkinkan karena adanya peningkatan produksi estrogen yang berlangsung selama masa kehamilan, dan menstimulasi ke sistem kekebalan untuk bereaksi. Dan parahnya emakin intens terjadi pada para wanita yang sakit lupusnya telah merembet ke ginjal mereka sebelum atau selama masa kehamilan.

Jika seorang wanita mempunyai riwayat gejala penyakit ini atau bahkan telah pernah didiagnosis menderita, maka kehamilan bisa memicu munculnya SLE Flare atau eksaserbasi atau fase kumat. Mengapa demikian, ini dihubungkan dengan pemicu munculnya SLE yaitu faktor Hormon Estrogen.

Hormon estrogen meningkat yang berfungsi.

  1. membantu suplai nutrisi untuk janin dengan meningkatkan jumlah dan melebarkan pembuluh darah ke rahim dan plasenta saat hamil, dan mengurangi risiko perdarahan baik saat hamil maupun setelah melahirkan.
  2. Meningkatkan ukuran sel-sel rahim, sehingga rahim bisa meregang untuk mengakomodasi sang bayi yang sedang tumbuh.
  3. Berperan dalam sistem imun, dengan meningkatkan jumlah leukosit atau sel darah putih. ini berfungsi menjaga ketahanan tubuh baik untuk ibu dan janin.

Gejala lupus pada Kehamilan

– Timbulnya Achy Sendi (arthralgia), Arthritis, dan Pembengkakan pada Sendi.

– Timbulnya Rasa Nyeri di Dada.

– Lebih Sensitivitas Cahaya (Photosensitivity).

– Demam Tinggi.

– Timbulnya Rasa Lelah yang Ekstrem dan Berkepanjangan.

– Anemia.

– Rambut Rontok atau Alopecia.

– Masalah Pembekuan Darah yang Abnormal.

– Raynaud Fenomena.

– Kejang.

– Mulut atau Hidung Bisul.

– Mata Kering.

– Mudah Memar, cemas, depresi, sakit kepala, dan kehilangan memori.

Bagaimana pengaruh Lupus Pada kehamilan?

  1. Kesuburan

Lupus tidak berpengaruh langsung terhadap kesuburan. Bisa muncul gangguan kesuburan atau infertil atau mandul pada penderita, tetapi karena efek samping obat untuk terapi, yaitu siklofosfamid dan kortikosteroid dosis tinggi

Kortikosteroid dosis tinggi mempunyai efek samping annovulatory cycles  atau gagal pembentukan ovum (sel telur).

  1. Komplikasi Janin dan Ibu

Komplikasi pada janin dan ibu oleh karena penyakit ini ada banyak macam, seperti emboli, Trombosis Pembuluh darah Vena bagian dalam (DVT), infeksi, gangguan komponen darah misal anemia dan trombositopenia.

  • Keguguran

Hampir 20 % kehamilan dengan Lupus, terjadi Abortus atau keguguran. Aktivitas penyakit Lupus dan Sindrom Antifosfolipid menjadi faktor penting terjadinya keguguran. Riwayat keguguran, proteinuri, dan Tekanan darah tinggi (hipertensi) pada 3 bulan pertama kehamilan, meningkatkan risiko keguguran.

  • Preeklamsia

Lupus bisa meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia sebesar 5-38%, dibandingkan kehamilan tanpa penyakit ini. Faktor risiko preeklamsia adalah hipertensi, nefritis (peradangan nefron), dan munculnya antibodi Fosfolipid.

Lupus bisa menyebabkan Nefritis tersebut . Jadi Lupus menyebabkan Nefritis, lalu Nefritis memicu munculnya preeklamsia hingga eklamsia. Preeklamsia dan eklamsia ini sangat besar kemungkinan untuk mengakhiri kehamilan. jika usia kehamilan belum matang, maka jika diakhiri segera berakibat kelahiran prematur.

  1. Neonatal Lupus Eritematosus

Neonatal Lupus Eritematosus atau Lupus pada bayi baru lahir. Antibodi Iimmunoglobulin G dari Ibu menembus plasenta kemudian membentuk komplek imun antigen-antibodi dengan milik janin (Ro/SSA dan atau SSB/La). Dikatakan NLE jika ditemukannya Antibodi maternal 5 kD SSA/Ro, 60 kD SSA/Ro or 4 kD SSB/La ribonucleoproteins dan Complete Heart Block (Blokade aliran jantung) atau dengan skin rash.

Apa Itu LupusCare?

LupusCare adalah Obat Lupus formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit lupus. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat LupusCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Poliaktide bersifat menyerap dan mengikat sisa residu obat-obatan dan dibuang keluar melalui jaringan metabilisme. Kandungan protein tinggi berfungsi sebagai suplemen energi yang dapat meningkatkan vitalitas tubuh.