skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
4 Gejala Lupus Yang Bisa Kambuh Kapan Saja

4 Gejala Lupus Yang Bisa Kambuh Kapan Saja

4 Gejala Lupus Yang Bisa Kambuh Kapan Saja  РPenyakit lupus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang bisa berbahaya ketika kambuh. Penyakit ini bukan merupakan satu penyakit menular sehingga tidak perlu ditakuti atau melakukan pendiskriminasian pada penderita.

Pada lupus, ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh, yang merupakan bagian dari tubuh yang bertempur melawan virus, bakteri, dan kuman lainnya. Biasanya sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut antibodi yang melindungi tubuh dari penjajah (kuman penyakit). Autoimun berarti sistem kekebalan tidak bisa membedakan antara penjajah dan jaringan sehat tubuh  sendiri.

  1. Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE)

Jenis lupus inilah yang paling sering dirujuk masyarakat umum sebagai penyakit lupus. SLE dapat menyerang jaringan serta organ tubuh mana saja dengan tingkat gejala lupus yang ringan sampai parah. Gejala SLE juga dapat datang dengan tiba-tiba atau berkembang secara perlahan-lahan dan dapat bertahan lama atau bersifat lebih sementara sebelum akhirnya kambuh lagi.

Banyak yang hanya merasakan beberapa gejala lupus ringan untuk waktu lama atau bahkan tidak sama sekali sebelum tiba-tiba mengalami serangan yang parah. Gejala-gejala ringan SLE, terutama rasa nyeri dan lelah berkepanjangan, dapat menghambat rutinitas kehidupan. Karena itu para penderita SLE bisa merasa tertekan, depresi, dan cemas meski hanya mengalami gejala lupus ringan.

  1. Lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE)

Jenis lupus yang hanya menyerang kulit disebut lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE). Meski umumnya berdampak pada kulit saja, jenis lupus ini juga dapat menyerang jaringan serta organ tubuh yang lain.

DLE biasanya dapat dikendalikan dengan menghindari paparan sinar matahari langsung dan obat-obatan. Gejala Lupus DLE di antaranya:

– Rambut rontok.

– Pitak permanen.

– Ruam merah dan bulat seperti sisik pada kulit yang terkadang akan menebal dan menjadi bekas luka.

Tanda dan gejala lupus bisa timbul secara langsung atau bisa juga berkembang secara bertahap. Tingkat keparahan gejalanya bervariasi dari ringan, sedang, sampai berat. Kebanyakan penderita lupus mengalami sekumpulan gejala lupus ringan selama jangka waktu tertentu (kekambuhan), kemudian gejalanya menghilang begitu saja.

Gejala lupus yang dialami seseorang bergantung pada sistem tubuh mana yang dipengaruhi oleh penyakit ini. Berikut adalah gejala-gejala lupus yang paling umum dialami:

– Demam dan kelelahan

– Sendi terasa sakit, kaku, dan membengkak

– Ruam merah di wajah yang menutupi dan terhubung ke kedua pipi

– Sesak napas

– Nyeri dada

– Mata kering

– Luka di kulit yang timbul atau semakin parah ketika terkena cahaya matahari

– Jari tangan dan kaki berubah warna jadi pucat atau kebiruan jika kedingingan atau saat sedang stres

– Sakit kepala, kebingungan, dan hilang ingatan

Gejala Lupus Lainya Yang Perlu Diketahui :

  1. Demam dan Kelelahan

Gejala lupus demam dan kelelahan, Kebanyakan penderita lupus akan mengalami kelelahan. Ada yang merasa begitu lelah sampai tidak sanggup melakukan kegiatan sehari-hari. Banyak pasien lupus juga sering menderita demam ringan.

  1. Nyeri Sendi

Nyeri sendi dan otot seringkali menjadi gejala lupus pertama yang tampak. Nyeri ini cenderung terjadi di kedua sisi tubuh pada waktu bersamaan. Bagian-bagian yang paling terasa nyeri biasanya sendi tangan, pergelangan tangan, jari, dan lutut.

  1. Perubahan Kuku

Lupus dapat menyebabkan kuku jadi retak atau bahkan lepas. Warna kuku juga bias berubah dengan bercak-bercak biru atau merah. Bercak-bercak ini sebenarnya akibat peradangan pada pembuluh darah kecil di bawah kulit kuku. Peradangan juga bisa mengakibatkan kulit di sekitar pangkal kuku terlihat merah dan bengkak.

  1. Kerontokan Rambut

Gejala-gejala lupus biasanya kambuh-kambuhan. Seorang pasien lupus mungkin akan mengalami kerontokan rambut di bagian tertentu atau di seluruh kepalanya. Tetapi ketika kekambuhan berakhir, rambut biasanya akan menebal kembali.

Apa Itu LupusCare?

LupusCare adalah Obat Lupus formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit lupus. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat LupusCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Poliaktide bersifat menyerap dan mengikat sisa residu obat-obatan dan dibuang keluar melalui jaringan metabilisme. Kandungan protein tinggi berfungsi sebagai suplemen energi yang dapat meningkatkan vitalitas tubuh.